Selasa, 12 Oktober 2010

LOVINA



Kawasan wisata Lovina merupakan kawasan wisata pantai dengan daya tarik utamanya pantai dan air laut yang tenang, pasir berwarna kehitam-hitaman, karang laut dengan ikan-ikannya. karena sifat lautnya yang tenang, Lovina sangat cocok untuk rekreasi air seperti menyelam, snorkling, berenang, memancing, berlayar, mendayung atau sekedar berendam di air laut. Disamping daya tarik di atas, ada juga ikan lumba-lumba (dolphin) dalam habitat aslinya. Ikan lumba-lumba ini dalam jumlah ratusan dapat dilihat di pagi hari kurang lebih 1 Km lepas pantai. Ikan lumba-lumba yang menyelam, melompat di atas permukaan air dengan pemandangan untaian gunung di sebelah selatannya, langit memerah menandakan akan terbitnya matahari, merupakan daya tarik yang sangat memikat. Tidak kalah menariknya adalah jika wisatawan sempat menyaksikan matahari terbenam di sini.

Kawasan Lovina juga di tunjang oleh banyaknya daya tarik wisata di sekitarnya yang mudah di capai dari lokasi ini. Daya tarik wisata di sekitar Lovina antara lain; Air panas Banjar, Wihara Budha, Air Terjun Gitgit dan beberapa desa yang ada di sekitar lokasi.

Secara resmi kawasan ini disebut kawasan Kalibukbuk, namun lebih dikenal dengan kawasan wisata Lovina. Kawasan ini terdiri dari 2 kecamatan, yaitu desa Pemaron dan desa Tukad Mungga, desa anturan dan desa Kalibukbuk masuk dalam kecamatan buleleng, sedangkan desa Kaliasem dan desa Temukus masuk dalam kecamatan Banjar- kedua-duanya masuk dalam kabupaten Buleleng.

Desa yang terletak paling timur yaitu desa Pemaron,5 Km barat Singaraja, dan desa yang paling barat Singaraja, dan desa yang paling barat yaitu desa Temukus 12 Km barat Singaraja. Pusat kegiatan kawasan Lovina terletak 10 Km dari kota Singaraja.

Kawasan Lovina sementara ini menjadi pusat tersedianya fasilitas kepariwisataan di kabupaten Buleleng yaitu berupa akomodasi baik berupa hotel bintang, hotel Melati, pondok wisata maupun home stay, rumah makan, toko cendramata, transportasi dan fasilitas penunjang lainnya.

Sebagai kawasan wisata dan pusat pariwisata di Buleleng, Lovina mendapat kunjungan yang terbesar dari wisatawan yang berkunjung ke kabupaten ini. Diperkirakan 9% wisatawan yang berkunjung ke Buleleng menginap di Lovina.

Tidak ada bukti-bukti atau sumber yang jelas mengenai asal-usul nama Lovina. Berdasarkan keterangan putra-putra almarhum Anak Agung Panji Tisna, keturunan Raja Buleleng dan sastrawan yang terkenal, nama Lovina diberikan oleh almarhum atas suatu tempat milik almarhum yang terletak di desa Kaliasem, dimana untuk pertama kali beliau membangun bungalow sebagai tempat peristirahatan. Konon nama Lovina diambil dari nama hotel kecil di India yaitu "Lafeina" dimana beliau menginap dan menulis buku dengan judul Ni Ketut Widhi, yang kemudian buku ini di terjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Untuk mengenang nama hotel tersebut maka tanah milik beliau diberi nama Lovina. Tetapi ada juga versi lain, nama Lovina di beri karena ada pohon santen yang di tanam oleh putra beliau yang kemudia tumbuh saling berpelukan. Dalam hal ini Lovina yang berasal dari bahasa latin artinya saling mengasihi atau menyanyangi. Nama Lovina kemudian oleh Bupati Buleleng , Drs I ketut Ginantra, selama masa jabatannya dari tahun 1988 sampai 1993, di artikan sebagai singkatan dari "Love" dan "Ina" yang di artikan sebagai "Cinta Indonesia"

AIR TERJUN GITGIT


Air terjun Gitgit merupakan objek wisata yang sangat indah. Air terjun ini terletak di bebukitan dengan ketinggian kurang lebih 35 meter dan di penuhi dengan aneka ragam vegetasi menguak dan mengalirlah air terjun secara alami dengan debit konstan sepanjang tahun. Gemuruh air terjun disekitar keheningan alam yang mempesona merupakan atraksi tersendiri dan dapat di nikmati oleh setiap pengunjung. Kekaguman dari keadaan alam yang seperti ini, membuat imajinasi dan perspektif batin kita menyatu dengan kebesaran alam. Di sekitar air terjun terdapat beberapa perkebunan dan hutan lindung. Pada daerah ini juga sering di jumpai kera liar.

Objek wisata semacam ini menjadi unik dan penuh dengan daya tarik karena alamnya yang mempesona, yang di bentuk oleh hijau segarnya tanaman, gemuruh terjunnya air, beningnya air disela-sela bebatuan yang bertebaran, serta sesekali diselingi kicauan burung, sehingga sangat ideal untuk mandi, berendam di daerah terbuka alami. Pandangan lepas ke daerah aliran sungai, menggambarkan koridor yang alami yang di bentuk dari ragam tanaman, hamparan bebatuan, sehingga menciptakan citra alur tersendiri dari keberadaannya.

Lokasi air terjun Gitgit terletak di desa Gitgit, kecamatan Sukasada, pada jarak sekitar 10 Km dari kota Singaraja atau sekitar 70 Km dari kota Denpasar, pada ketinggian sekitar 300 meter dari atas permukaan laut.

Objek wisata ini merupakan satu daerah pencapaian dengan monumen perjuangan Wira Bhuana Pangkung Bangka. Monumen ini berwujud tugu dan patung aksi perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda. Monumen ini terletak di desa Gitgit, kecamatan Sukasada, pada jarak kurang lebih 17 Km dari kota Singaraja, lokasinya diapit oleh tebing dan jurang yang terjal. Jurangnya yang terjal disebut "Pangkung Bangka".
Daerahnya berada pada ketinggian kurang lebih 600 meter. Di kanan kirinya terdapat kebun kopi serta cengkeh yang subur.

Fasilitas di objek wisata Gitgit ini terdiri dari parkir, restoran, dan kios souvenir. Dan tidak jauh dari tempat air terjun merupakan tempat istirahat sambil menikmati keindahan panorama perkebunan,teras siring persawahan, dan pantai Buleleng.

Kunjungan ke objek wisata ini di lakukan sepanjang hari dari pagi sampai sore, baik bagi masyarakat setempat, wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Dari jalan raya menuju objek air terjun, para pengunjung akan di ajak berjalan kaki pada jalan setapak sepanjang 700 meter yang dapat di tempuh selama kurang lebih 10-15 menit. Jalan setapak berada diantara persawahan, perkebunan dan daerah aliran sungai penuh dengan panorama yang terbentuk secara alami,selaras,dan indah.

Air terjun Gitgit sudah dikenal sejak jaman Belanda. Orang Belanda sendiri banyak mempergunakan tempat ini sebagai objek rekreasi. Setelah perang kemerdekaan, sekitar tahun 1975, objek ini di hidupkan sebagai objek wisata.

Sebagaimana di ketahui, alam pulau Bali terbelah oleh gunung dan pegunungan di tengah-tengah pulau ini. Pada daerah ketinggian posisi pertama menuju daerah Singaraja diawali oleh desa Gitgit. Jadi bisa dikatakan bahwa, objek wisata Gitgit merupakan pintu gerbang objek wisata di kabupaten Buleleng. Secara kebetulan bahwa hampir 80% objek wisata di kabupaten Buleleng adalah wisata tirta/air seperti; Air terjun Gitgit, air panas Banyu Wedang, air panas Banjar, dan Air Sanih.

Memasuki objek wisata Gitgit, dari ketinggian di sekitar batas jalan pintu masuk menuju ke lembah sungai dan akhirnya turis dapat menikmati air terjun di sela pegunungan. Keadaan semacam ini dapat di kategorikan sebagai "Natural Sunken Garden".

Sesuatu yang alami,asri,orisinil,adalah suatu rekreasi yang alami, akan memulihkan kenangan komplit yang terjadi dan menciptakan kembali kesegaran-kesegaran baru untuk dapat dipindahkan dalam melaksanakan kehidupan dan perikehidupan selanjutnya. Dengan demikian, filsafat ketimuran yang selalu ingin menyesuaikan diri dengan alam akan dapat dinikmati pada objek wisata ini.

Untuk informasi tour segera hubungi I wayan Suyadnya Yasa (Yasa) di +62 (0) 81.337.485.888, +62 (0) 87.8611.800.17, e-mail: yanlandung@yahoo.com, gmail: wyansa@gmail.com, FB: wayan suyadnya yasa

Minggu, 10 Oktober 2010

UCAPAN TERIMA KASIH





Terima kasi saya kepada Bapak Tony Lie dan Mbak Dessy yang sudah berkunjung ke Pulau Bali dan lagi...lagi memberikan kepercayaan kepada saya untuk menghandle/ melayani bapak Tony serta Mbak Dessy selama ada di pulau Bali.

Juga untuk Mbak Dessy yang sudah sekian kali ke Pulau Bali, dan kesempatan yang sangat baik juga karena saya baru pertama kali mengantar Mbak Dessy jalan-jalan di pulau Bali. Semoga perjalanan kali ini ada maknanya yang pasti.

Perjalanan kami dari hotel, kira-kira pukul 08.00 dan langsung menuju warung Satria, sebenarnya Pak Tony pingin merasakan nikmatnya masakan warung Liku dan juga bliau ingin mmperkenalkan masakan Ayam betutu kepada mbak Dessy namun tidak kesampean gara-gara warung Likunya tutup, saat itu memang di Bali sedang merayakan salah satu hari raya Tumpek Landep (hari dimana umat Hindhu menghaturkan sujud dan syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa)karena telah menciptakan alat-alat yang bahannya dari besi, seperti; ada keris, tombak,mobil dan lain-lain yang menyangkut bahannya besi dan alat tersebut membantu manusia untuk menjalankan kehidupannya di alam semesta ini.

Dan kami juga mampir di satu tempat yang tidak kalah menariknya, yaitu Galuh artshop, yang menjual barang-barang souvenir dengan berbagai koleksinya dan batik salah satunya.

Dan kami juga mampir ke kawasan wisata seni Celuk, yang di kenal dengan pengerajin emas dan peraknya.Setelah itu saya dan Pak Tony menikmati hidangan sate babi yang ada di desa Mengwi, menuju arah ke Bedugul wah luar biasa aroma dan rasa dari hidangan tersebut dengan kombinasi ada lontong,2 jenis sambal dan supnya dan di tambah es kelapa muda. Dan setelah itu langsung menuju Temen Joger yang ada di desa Luwus, dengan seni pabrik kata-kata. wah...belanja banyak nich!

Tidak lupa juga kita bersantai ria dan sambil ambil beberapa foto di Jati Luwih, obyek persawahan yang sangat luar biasa indahnya dengan bentuk teras siring sawahnya dan tanaman padi yang hijau saat itu, menambah suasana sejuk di mata. Walaupun sempat ada sengatan sinar matahari dan juga dari panas aspal tapi segera berakhir dengan turunnya hujan gerimis dan kami langsung melanjutkan perjalan ke satu tempat makan yang ada di Padang Galak Sanur dengan menu bebek goreng (mbak Dessy gimana komentarnya?)

Dan Dreamland adalah tujuan kami selanjutnya, dengan hamparan pasir putih dan deruan ombak yang sangat mendukung sekali para surfer untuk melakukan atraksi melompat-lompat dengan surfing boardnya mereka. Dan pak Tony juga berenang lho! tapi mbak Dessy tidak ada persiapan sepertinya.

Lantas kami menuju ke arah kuta untuk membeli beberapa oleh-oleh makanan,kacang-kacangan dan selanjutnya ke warung Bu Tinuk, dan balik ke hotel.

Itu perjalanan sehari penuh bapak tony dan Mbak Dessy yang pasti tetap ada kesan, gimana pak Tony dan Mbak Dessy komentarnya?

Sabtu, 09 Oktober 2010

GALUH BATIK


Galuh artshop batik merupakan satu-satunya artshop/ toko seni yang menjual barang souvenir atau oleh-oleh yang bisa tergolong paling pertama yang melayani para wisatawan khususnya domestik yang datang ke pulau Bali.

letaknya yang sangat strategis, di jalan raya Batubulan yang kurang lebih 1Km dari perbatasan Kota Madya Denpasar dengan Kabupaten Gianyar. karena letaknya yang sangat strategis maka para pengunjung yang datang ke Galuh Batik baik yang di antar oleh pemandunya beserta sopir ataupun yang datang sendiri masih bisa dikatakan sangat mudah untuk menemukannya.

Karena artshop ini tergolong dikenal oleh masyarakat luas dan juga para wisatawan khususnya domestik yang sudah pernah datang ke pulau Bali dan berbelanja ke Galuh Batik artshop akan merasakan ciri khas dari bangunan yang berdiri kokoh dengan menngambil ciri arsitektur Bali. Dengan memiliki sarana tempat parkir yang sangat luas, dann di dukung oleh pengaturan pengaman petuga scurity, sudah barang tentu pemgaturan parkir akan lebih aman dan nyaman.

Bagi siapa saja para wisatawan yang berkunjung ke Galuh Batik artshop, tidak akan kecewa dengan pelayanan para pegawai yang ramah dan santun yang akan membuat anda nyaman dan merasa.
-------------------------------------------------------------------------------------
Rahasia Tersembunyi Metode Mencari Uang
di Internet Akhirnya Diungkap...



Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Caranya!

Ingin tahu caranya? klik disini!!!

Jumat, 08 Oktober 2010

SINGARAJA TOUR



Danau Buyan dan Danau Tamblingan

Dua buah danau yang seakan-akan merupakan danau kembar yaitu Danau Buyan dan Danau Tamblingan memiliki daya tarik yang cukup mempesona. Keaslian alam di kedua danau ini masih sangat di rasakan, misalnya dengan tidak penggunaan perahu bermotor di sini. Penampakan danau yang indah yang bisa di lihat dari atas menambah daya tarik danau ini. masyarakat setempat menggunakan perahu-perahu kecil yang di sebut "pedahu" untuk memancing. Dengan udara yang sejuk, dikelilingi pegunungan yang serba hijau, pohon-pohon yang berusia relatif tua, serta udara yang sejuk dan segar memberikan suasana yang tenang dan nyaman bagi para pengunjung.

Danau ini sangat ideal untuk olah raga rekreasi air seperti mendayung dan memancing. Bagi mereka yang menyukai alam serta rekreasi di alam, kedua danau ini adalah tempatnya. Wisatawan dapat melakukan trekking di sekitar danau, melakukan bird watching, atau berkemah di sini.

Adanya kera-kera yang tidak jauh dari kedua danau ini yaitu di jalan raya sebelah danau Buyan jurusan Denpasar-Singaraja, yang semakin hari semakin banyak jumlahnya, menambah daya tarik kawasan ini sebagai obyek pariwisata.

Danau Buyan dan Danau Tamblingan berlokasi di kecamatan Sukasada, 21 Km sebelah selatan kota Singaraja. Letaknya yang cukup tinggi yaitu kurang lebih 1000 meter diatas permukaan laut sehingga udaranya agak sejuk dan dingin pada malam hari. Danau Tamblingan dapat dicapai pertigaan ke arah desa Munduk, Desa Gobleg dan tembus di kawasan Lovina. Di sepanjang jalan ini wisatawan dapat menikmati suatu pemandangan danau Tamblingan secara utuh dari arah atas. Dari desa Munduk dapat dicapai danau ini melalui jalan swadaya masyarakat.

Lokasi objek danau Buyan dan Tamblingan terletak di kawasan yang sangat strategis yakni diapit oleh tiga objek wisata yang terkenal, yaitu Bedugul dengan pura Ulun Danunya, Air terjun Gitgit dan pantai Lovina. Sebagai latar belakang objek ini adalah Gunung Lesong dengan ketinggian 1860 m, memagari kejernihan air danau, sekaligus menciptakan keheningan dan kedamaian dalam lingkungan nuansa yang alami.

Danau Buyan luasnya 3,9 Km2, sedangan Danau Tamblingan 1,9 Km2. Kedalaman maksimal danau Buyan adalah 87 m dengan volume air 0,116 Km3, sedangkan danau Tamblingan yang terdalam adalah 90 m dan volumenya 0,027 Km3.

Fasilitas yang tersedia disini adalah tempat parkir untuk mobil, penyewaan perahu untuk memancing atau sekedar rekreasi. Fasilitas akomodasi tersebar di desa-desa skitar view danau yang menawan cukup banyak tersedia. Di samping itu dibeberapa tepian jalan disepanjang tepian danau juga tersedia tempat-tempat duduk untuk sekedar minum kopi, makan kue atau memandangi pemandangan yang indah di kejauhan.

Setiap saat danau ini ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara. Dari pengamatan secara umum, kebanyakan wisatawan yang datang ke tempat ini adalah wisatawan mancanegara yang independent, yang membawa/mengendarai kendaraan sendiri.

Selasa, 05 Oktober 2010

JENIS KENDARAAN







Jenis Kendaraan yang kami pakai untuk melayani para tamu-tamu kami, yang sesuai standar harga seperti yang sudah tertera, jenis Suzuki AVP, Xenia, juga jenis Avanza. Dan jenis AVP yang selama ini paling banyak kami gunakan. Dan juga kami menyediakan mobil katagori luxury seperti jenis kijang Innova yang sudah tentu harganya pun lebih tinggi.

Di samping itu tidak menutup kemungkinan, kalau calon tamu/clients menginginkan jenis kendaraan yang lain yang kemungkinan jumlah peserta dari tamu tersebut melebihi dari ukuran suzuki Avp dan atau ingin menyewa kendaraan dengan atau tanpa sopir. Disini saya melayani konsumen sesuai dengan permintaan dan kesepakatan yang telah di setujui bersama dan sesuai persediaan yang ada pula

Terima kasih atas kepercayaan anda!

TANAH LOT HALF DAY TOUR


Tanah Lot Sunset Tour
Half Day Tour di Bali, acara tour setengah hari mengunjungi obyek wisata atau tempat wisata yang ada di Bali, Tanah Lot Sunset Tour.
Tanah Lot Sunset Tour, salah satu pilihan half day tour di Bali mengunjungi obyek wisata yang ada di Bali.
Berangkat Setiap Hari mulai 14.00 siang (sekitar : 6 jam)
Pura Taman Ayun, yang akan di kunjungi pertama kalinya Pura peninggalan masa kejayaan Raja Mengwi. Pura ini dibangun dengan kolam indah yang menggambarkan sebuah kerajaan dengan perlindungan bentengnya.
Di halaman utama terdapat beberapa Meru untuk memuja para Dewa yang bersemayam di setiap Gunung di Bali seperti Gunung Agung, Gunung Batur, Gunung Batukaru dan lain-lain. Dilanjutkan dengan mengunjungi Alas Kedaton, hutan kecil dengan sebuah Pura suci yang dijaga oleh puluhan kera dan kalong (kelelawar raksasa).
Tour berakhir di Tanah Lot, kawasan pantai selatan yang terkenal dengan keunikan pura ditengah laut (Pura Tanah Lot) dan keindahan sunsetnya. Dengan berakhirnya melihat Tanah Lot, berakhir pula trip kali ini dan kembali ke hotel.
Harga: Rp.350.000 / Mobil (max. 5 orang) Kendaraan ber-AC private,Bensin, Sopir, (layanan pemandu wisata kalau ada permintaan)
Extra hours: Rp.40.000/jam

Untuk pemesanan dan info selanjutnya segera hubungi I Wayan Suyadnya Yasa (Yasa) di +62 (0) 81.337.485.888 atau +62 (0) 87.8611.800.17, e-mail: yanlandung@yahoo.com, gmail: wyansa@gmail.com, FB: wayan suyadnya yasa

UBUD HALF DAY TOUR


Ubud Tour
Half Day Tour di Bali, acara tour setengah hari mengunjungi obyek wisata atau tempat wisata yang ada di seluruh Bali, Ubud Shopping Tour.

Ubud Shopping Tour , adalah salah satu half day tour di Bali yang mengunjungi obyek wisata yang ada di Bali, terutama di area Ubud.

Berangkat Setiap Hari mulai 09.00 pagi (sekitar : 6 jam)

ubud

Perjalanan tour ini perjalalanan yang sangat special untuk anda yang suka berbelanja / shopping.Obyek pertama yang akan dikunjungi adalah Tohpati, sebuah desa yang sangat akrab dengan sebutan gudangnya kerajinan Batik. Disini para pengerajin akan mendemonstrasikan proses pembuatan batik tulis maupun tenun. Juga tersedia berbagai koleksi yang telah jadi dan siap untuk dijual, namun jangan heran jika harganya cukup mahal karena proses pembuatannya juga menggunakan cara tradisional yang cukup rumit.

Tour kemudian dilanjutkan menuju Celuk, Dikawasan ini terdapat puluhan rumah pengerajin perak yang berderat dipinggir jalan utama. Kita akan menengok aktivitas para pengerajin local di salah satu rumah industri di desa tersebut. Acara shopping berlanjut menuju Batuan, desa yang tak jauh dari Celuk yang terkenal dengan seni lukisnya. Secara garis besar di Bali terdapat berbagai macam aliran seni lukis, dan Batuan merupakan salah satu dari aliran tersebut.

Setelah mengunjungi salah satu rumah pelukis dan galerinya di desa ini, kemudian perjalanan diteruskan menuju Kemenuh. Kemenuh adalah sebuah desa yang terkenal dengan pematung kayunya. Desa Kemenuh adalah pemasok terbesar patung-patung kayu yang dijual di Kuta, Sukawati, Ubud, maupun Mas. Kita akan singgah disebuah rumah pematung didesa tersebut untuk melihat lebih dekat proses pembuatan patung dan juga beberapa hasil karya mereka.

Selanjutnya perjalanan berakhir di Ubud, desa seni yang acapkali disebut sebagai desa international. Memang pantas untuk menyandang gelar tersebut karena hampir disepanjang jalan dipadati dengan restaurant, hotel dan para penjual kerajinan local. Terdapat banyak penginapan dari homestay sampai dengan hotel boutique berkelas international. Berbagai macam museum seni juga terdapat disini, seperti Neka, Antonio Blanco, Arma dan lain-lain.

Yang tak kalah menarik adalah Ubud Art Market, sebuah pasar local yang menjual berbagai produk kerajinan dengan harga murah. Makan siang dapat dilakukan sekitar kota Ubud. Tour usai, kembali ke hotel.

Harga: Rp.350.000 / Mobil (max. 5 orang) Kendaraan ber-AC private,Bensin,Sopir (layanan pemandu wisata kalau ada permintaan)
Extra hours: Rp.40.000/jam

Informasi selanjutnya segera hubungi I Wayan Suyadnya Yasa di +62 (0) 81.337.485.888 atau +62 (0) 87.8611.800.17 fb: wayan suyadnya yasa, e-mail: yanlandung@yahoo.com, gmail: wyansa@gmail.com

ULUWATU HALF DAY TOUR


Uluwatu dan GWK Tour
Half Day Tour di Bali, acara tour setengah hari mengunjungi obyek wisata atau tempat wisata yang ada di seluruh Bali, GWK dan Uluwatu Tour.

Jalan-jalan di Bali terasa belum lengkap tanpa mengikuti pilihan-pilihan kegiatan tour dari kami, karena kami menawarkan tour private dengan standar transportasi exclusive, obyek-obyek wisata yang paling menarik di Bali, serta restaurant-restaurant pilihan. Berikut adalah salah satu pilihan Half Day Tour atau tour setengah hari di Bali yaitu GWK dan Uluwatu Tour

Berangkat Setiap Hari mulai 08.00 pagi (sekitar : 5 jam

Pantai Tanjung Benoa,adalh obyek pertama yang akan dikunjungi pantai dengan hamparan pasir putih yang indah di belahan Bali selatan. Pantai ini berair tenang dan bersih serta sangat cocok sebagai tempat rekreasi wisata air seperti:glass bottom boat,banana boat,jet ski,flying fish,diving,parasailing dan tak kalah pentingnya adalah donut(bentuknya menyerupai donut)dan sungguh akan membahagiakan anda dan juga untuk keluarga yang ikut berlibur. Tempat ini juga menyewakan boat menuju pulau Penyu, tempat penangkaran dan pemeliharaan penyu terbesar di Bali.

Kemudian tour dilanjutkan menuju Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, compleks wisata dimana terdapat patung Dewa Wisnu yang sedang mengendarai burung Garuda yang rencananya dipakai sebagai icon Bali di dunia international.

Beristirahat sebentar untuk makan siang, perjalanan dilanjukan ke Pura Uluwatu, Pura suci peninggalan Dang Hyang Nirartha dalam misinya menyebarkan agama Hindu di Bali. Dang Hyang Nirartha adalah seorang pendeta suci yang datang ke Bali pada abad ke 16, dan ditempat inilah beliau mengakhiri perjalanannya serta menuju nirwana tanpa meninggalkan jasadnya di dunia. Pura ini dijaga oleh puluhan kera yang konon merupakan pengikut setia Sang Pendeta.

Setelah itu tour dilanjutkan menuju Joger (Pabrik Kata-Kata) , sebuah tempat shopping yang terkenal dengan berbagai souvenir dengan hiasan kata-kata yang unik, tour selesai kembali ke hotel.
Harga: 300.000 / Mobil (max. 5 orang),kendaraan ber-AC private,Bensin,Sopir (Pemandu wisata kalau ada permintaan)

Extra hours: Rp.40.000/jam